Minggu, 11 April 2021

Kultur sekolah

 Asalammualaikum warahmatullahi wabarahkatu 

Nama saya , redo saputra dari kelas pai 4 e disini saya akan menceritakan laporan hasil membaca saya yaitu dengan topik kultur sekolah , pada hari sabtu tanggal ( 10-04-2021) untuk memenuhi tugas matakuliah magang satu . Kami sebagai mahasiswa di wajibkan untuk menulis laporan hasil membaca pada setiap kali pertemuan nya sesuai dengan, bahan bacaan yang telah di berikan oleh dosen ,terkait dengan bahan bacaan yang saya baca dan saya pahami tentang kultur sekolah , pertama – tama saya akan menjelaskan menurut pemahaman saya apa itu kultur . Istilah kata kultur berasal dari bahasa inggris yaitu culture  yang bisa di samakan dengan istilah budaya . Menurut zamroni (2000: 149), konsep kultur dalam dunia pendidikan berasal dari kultur tempat kerja dan industri , yakni situasi yang akan memberikan landasan dan ara untuk berlangsung nya sautu proses produksi secara efektif dan efisien sebagai mana tidak ada satu definisi baku tentang budaya , demikian juga tidak ada definisi baku mengenai kultur sekolah . Kultur sekolah dapat di jelaskan sebagai sebuah nilai , persepsi , keyakinan dan cara berpikir , untuk bagai mana  memecahkan suatu masalah yang ada dalam suatu lembaga pendidikan yang terbentuk seiring perjalanan sekolah tersebut . Kultur sekolah mempunyai elemen – elemen sebagai berikut : 

Sebagai mana yang telah di jelaskaan di atas bahwa kultur sekolah merupakan suatu perangkat budaya yang terdiri dari norma – norma , ritual , keyakinan , nilai – nilai ,sikap dan kebiasan yang terbentuk dari sepanjang perjalanan sekolah tersebut . Bentuk kultur sekolah secara interisik merupakan suatu yang unik , karena pandangan dan sikap perilaku yang hidup dan berkembang di sekolah tersebut dapat mencerminkan , kepercayaan juga keyakinan yang dalam bagi para sisiwa yang dapat menjadi kan suatu sepirit yang dapat mendukung dan juga dapat membanggun kinerja di sekolah . Terdapat dua unsur dalam budaya sekolah yakni unsur kasat mata / visual dan unsur tidak kasat mata , unsur yang  kasat mata visual  yaitu unsur yang mencerminkan atau berkaitan dengan unsur yang tidak kasat mata, dan unsur yang tidak kasat mata yaitu sebuah filsafat pandanga  dasar suatu sekolah mengenai suatu cara pandang yang luas , mencakup pandangan hidup nilai – nilai yang di anggap penting oleh suatu sekolah dan yang harus di perjuangkan itu semua di cantum kan secara konseptual dalam rumusan visi ,misi  tujuan penting yang harus di capai oleh sekolah . Adapun unsur yang tersusun secara konseptual ataupun verbal yang meliputi visi , misi tujuan dan sasaran , kurikulum , komunikasi , narasi sekolah , setruktur organisasi , ritual , upacara , prosedur belajar , mengajar , pasilitas dan peralatan , pakaian seragam. 

Peran kultur terhadap kemajuan  sekolah 

Kinerja sekolah merupakan suatu pencapaian baik yang di capai oleh sekolah dari peroses atau perilaku sekolah yang dapat di lihat dari produktifitas efisiensi , inovasi , dan kualitas moral kerja di sekolah tersebut.  Kinerja sekolah meliputi juga kinerja siswanya yaitu berupa cara disiplin siswa motivasi , daya saing siswa dalam suatu sekolah . Suatu sekolah dapat dikatakan sebagai sekolah yang berkualitas tinggi apabilah prestasi sekolah jika peserta didiknya menunjukan pencapaian perstasi yang baik , contoh nya dalam bidang akademik seperti UAS dan UN dan pencapaian prestasi yang baik juga di bidang non akademik  seperti di bidang exstrakulikuler . Kultur sekolah dapat memperbaiki kinerja siswa apabila kultur lingkungan sekolahnya sehat , solid , kuat , positif , dan juga profesional . Artinya kultur di sekolah sangat menjadi komitmen yang luas di sekolah , artinya dengan kultur sekolah yang baik akan menciptakan suasan kekeluargaan kolaborasi dan juga semangat untuk bekerja keras dalam menciptakan belajar mengajar yang baik . Melihat dari berbagai penjelasan di atas dapat kita pahami bahwa konsep dari kultur merupakan sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi organisasai dalam suatu sekolah yang lebih menekankan pada aspek penghayatan dari segi simbol , tradisi perjalanan sekolah yang dapat membentuk keyakinan dan kepercayaan pada diri dan kebanggaan akan sekolahnya. 

Pengembang Kultur untuk Meningkatkan kinerja siswa 

Siswa memengan peranan yang cukup besar dalam suatu peroses belajar mengajar di sekolah siswa juga mempunyai pengaruh penting dalam keberlangsung pendidikan . Guru bisa saja mengajar walaupun tidak memiliki bangku di kelas dan jika di sekolah tersebut tidak mempunyai ruang kelas yang baik guru masih bisa mengajar walaupun di sekolah tersebut serba kekurangan tetap masih bisa dilaksanakan nya proses belajar mengajar , tetapi jika di sekolah tersebut tidak ada siswa yang terlibat baik secara langsung atau pun tidak langsung maka guru tidak dapat melaksanakan proses belajar dan mengajar . Membangun pendidikan dan juga pengajaran tidak semata – mata membangun kinerja guru saja tetapai juga membangun kinerja siswa juga karena hakikat nya pada proses belajar siswa lah yang mempunyai kebutuhan dalam proses belajar. 

Pungsi kultur sekolah 

Dalam upaya mengembangkan mutu sekolah yang baik  maka sekolah di tuntut untuk terus melakukan perbaikan , untuk mengembangkan kualitas tersebut yaitu dengan cara meningkatkan kultur sekolah yang baik karena kultur sekolah memegang peranan yang sangat penting karena memiliki empat fungsi sebagai berikut : Pertama , sebagai alat untuk menciptakan jati diri siswa . kedua, kultur sekolah akan menciptakan  siswa yang berkomitmen tinggi . ketiga, kultur sekolah akan mendorong terjadinya kesetabilan dan dinamika sosial yang baik . Hal ini penting karena agar lingkungan sekolah tetap aman dan terjaga tidak ada konflik yang terjadi yang akan menggangu penigkatan mutu dalam suatu sekolah . keempat , kultur sekolah akan membangun keberartian lingkungan yang positif . 

Cara membangun kultur sekolah 

Menetap kan visi , misi , tujuan dan strategi sekolah suatu lembaga pendidikan di sekolah peru merumuskan visi, misi tujuan dan strategi apa yang harus di capai oleh suatu sekolah.  Visi adalah cita – cita yang ingin di capai oleh suatu sekolah yang berupa dorongan berupa inspirasi atau pun motipasi ke pada pihak yang berkepentingan untuk dapat mencapai nya. Misi sekolah adalah sesuatu yang wajib di lakukan untuk mewujudkan visi.  Hal yang harus kita lakukan untuk membangun dan memelihara fisik sekolah guna untuk menciptakan kultur sekolah yang baik , kultur sekolah mencerminkan moral dan budaya yang baik sebagi suatu lembaga . ada tiga komponen yang dapat mencerminkan hal tersebut yaitu  simbol , nilai , dan asumsi .

Penerapan nilai – nilai agama dalam membangun kultur sekolah yang baik 

Dalam suatu organisasi sekolah adalah lembaga budaya yang tidak hanya memberikan pemahaman dan pengajaran saja tetapi penting juga penting menanam kan nilai – nilai agama seperti membuat siswanya menjadi manuasia yang  , mandiri dan memiliki norma kesopanan dan berbudi pekerti luhur . Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan perlu membangun dan mengembangkan kultur sekolah yang baik , sehat , kereatif dan positif .

Dalam membangun kultur sekolah yang baik sangat perlu di dasari oleh pengakuan bahwa manusia adalah mahluk tuhan yang maha esa sehingga apa yang di lakukan selalu di niatkan untuk senantiasa beribada kepada tuhan . Keyakinan dan nilai – nilai agama akan memberikan dampak positif bagi siswanya karena apa yang di lakukan oleh warga sekolah nya akan selalu di pertanggung jawabkan selain dapat membagun kultur sekolah yang baik dengan menanam kan nilai – nilai agama dalam pembelajaran kita juaga mendapat kan suatu manfaat yang baik di sisi tuhan yang maha kuasa 

Impelementasi Kultur Sekolah Untuk Peningkatan Mutu 

Untuk menciptakan peningkatan mutu sekolah yang hendak di capai melalui kultur sekolah dapat di laksanakan dengan dua cara yaitu dengan cara proses pembiasaan dan sistem .

Untuk menciptakan pembiasaan tersebut biasanya dari pihak sekolah menciptakan tata tertib di sekolah , contoh nya seperti budidayakan kesopanan terhadap orang yang lebih tua  dan membangun kesadaran siswa agar jangan melanggar tatatertib yang telah di buat oleh sekolah , yang kedua ialah mengubah pembiasaan menjadi suatu sistem.

Peran Kepala Kekolah

Kepala sekolah harus bisa  memahami kultur sekolah , dan menyadari bahwa hal itu tidak lepas dari struktur dan pola kepemimpinannya. Perubahan kearah kultur  yang positif harus dimulai dari kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah harus mengembangkan  kepemimpinan berdasarkan dialog, saling perhatian dan pengertian satu dengan yang lain. Biarlah guru, staf administrasi bahkan siswa menyampaikan pandangannya tentang kultur sekolah yang ada dewasa ini, mana segi positif dan mana negatif, khususnya berkaitan dengan kepemimpinan kepala sekolah, struktur organisasi, nilai-nilai dan norma-norma, kepuasan terhadap kelas, kepuasan terhadap pelayanan dan produktivitas sekolah, Pandangan ini sangat penting artinya bagi upaya untuk merubah kultur sekolah.

Kultur sekolah berkaitan erat dengan visi yang dimiliki oleh kepala sekolah tentang masa depan sekolahnya. Kepala sekolah yang memiliki visi untuk menghadapi tantangan sekolah di masa depan akan lebih sukses dalam membangun kultur sekolah. Untuk membangun visi sekolah ini, perlu kolaborasi antara kepala sekolah, guru,staf administrasi danorang tua siswa. Kultur sekolah akan baik apabila:  kepala sekolah dapat berperan sebagai model, mampu membangun kerjasama tim,  belajar dari guru, staf, dan siswa, dan,  harus memahami kebiasaan yang baik untuk terus dikembangkan. Kepala sekolah dan guru harus mampu memahami lingkungan sekolah yang  tersebut. Karenar untuk melihat, memahami dan memecahkan berbagai masalah yang terjadi di sekolah. 

Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan seyogyanya memiliki kultur sekolah yang positif agar secara terus menerus dapat meningkatkan mutunya. Kultur sekolah yang positif akan menumbuh kan nilai-nilai yang positif dan kemanusiaan sehingga sekolah benar-benar dapat menjadi wadah  perubahan untuk menjadikan manusia  yang utuh, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berahlak mulia, seha jiwat ,berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi masyarakat yang bertanggung jawab.

      Kultur sekolah harus dibangun berlandaskan visi, misi dan tujuan sekolah dengan menerapkan manejemen partisipatif dan terbuka sehingga benar-benar bisa dipahami dan dihayati oleh seluruh siswa dan guru di  sekolah dan para pemegang kepentingan di sekolah sehingga dapat diimplemntasikan secara ikhlas dan konsisten untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan dalam visi dan tujuan di sekolah. Jika di laksanakan dengan baik, kultur sekolah dapat meningkatkan kualitasnya secara terpadu untuk kepuasan , baik dari dalam maupun dari luar .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar